Fungsi Google Analytic Dan Cara Menggunakan Di Blog

Luarbiasa.id– Banyak publisher maupun blogger membutuhkan tools yang bisa mendapatkan analisis terhadap perkembangan website. Hal ini biasanya dilakukan dengan memperhitungkan jumlah pengunjung situs hingga metrik dari demografi visitor. Semakin detail hasil laporan yang diterima maka akan memberikan fungsional yang lebih baik.

Publisher juga akan semakin mudah untuk menerapkan strategi yang lebih baru. Metode analisis ini biasanya menggunakan Google Analytic. Perlu diingat bahwa ada banyak fungsi Google Analytic yang bisa didapatkan dari user. Penggunaan tools juga dianggap akan memberikan keuntungan bagi user.

Mengenal apa itu Google Analytics

Google Analytics adalah layanan web analytics gratis yang diberikan oleh Google untuk memantau dan menganalisis lalu lintas situs web. Ini membantu pemilik situs web dan marketer untuk mengetahui bagaimana pengunjung menggunakan situs web mereka dan membuat data-driven keputusan untuk meningkatkan kinerja situs web.

Google Analytics mengumpulkan informasi melalui cookie dan kode pengukuran yang ditempatkan pada halaman situs web, seperti jumlah pengunjung, halaman yang paling sering dikunjungi, dan waktu yang dihabiskan pada situs web. Informasi ini kemudian dapat dianalisis dan diterjemahkan menjadi laporan yang berguna bagi pemilik situs web untuk memahami tren dan mengoptimalkan pengalaman pengunjung.

Hasil analisis dari tools ini juga dianggap akan membantu user untuk menerapkan strategi terbaik dalam pengembangan konten hingga webiste. Apalagi analisis ini juga dianggap sebagai bagian penting untuk kebutuhan biaya dalam pengembangn.

Baca Juga:   5 Cara Melihat Pesan WA yang Sudah Dihapus Di HP Android

Fungsi Google Analytics yang wajib dipahami

Ada beberapa fungsi Google Analytics yang bisa dioptimalkan dengan sangat efektif. Fungsional ini juga membantu user untuk mendapatkan hasil analisis yang lebih baik. Hal paling penting tentu saja pengaturan tools yang digunakan untuk memaksimalkan hasil peluang. Semakin banyak pengaturan tools yang digunakan secara maksimal maka akan semakin mudah dalam mendapatkan hasil lebih banyak lagi. Berikut ini ada beberapa pilihan fungsi Google Analytics yang bisa dipahami user seperti:

Pemahaman Audiens

Google Analytics memungkinkan pemilik situs untuk melacak informasi demografis tentang pengunjung mereka, seperti negara asal, usia, jenis kelamin, dan bahasa yang digunakan. Laporan ini diberikan secara detail dan berkala. Seluruh hasil analisis akan memudahkan user untuk menentukan konten yang tepat agar lebih efisien dikembangkan. Pemahaman audiens ini juga membantu untuk menentukan strategi berikutnya.

Trafik Sumber

Google Analytics memungkinkan pemilik situs untuk melacak asal dari lalu lintas situs web, seperti mesin pencari, iklan, tautan eksternal, atau sumber lain. Seluruh hasil analisis tentang sumber trafik ini juga diperhitungkan dari IP address yang unik. Fungsi ini membantu user untuk mendapatkan perhitungan yang valid agar lebih mudah dalam pengembangan situs berkelanjutan.

Kinerja Situs

Google Analytics memungkinkan pemilik situs untuk mengukur kinerja situs mereka, seperti tingkat bounce, halaman per sesi, dan waktu sesi. Banyak publisher hingga user yang membutuhkan hasil analisis ini. Perhitungan ini membantu untuk pengembangan situs yang melibatkan konten hingga theme website. Semakin rinci hasil analisis yang didapatkan maka akan semakin mudah untuk melakukan perubahan pada tampilan hingga peningkatan kecepatan situs.

Konten Populer

Google Analytics memungkinkan pemilik situs untuk melacak konten paling populer di situs web mereka dan menentukan apa yang paling diminati oleh audiens mereka. Metode ini justru membantu user maupun publiher untuk mengembangkan konten yang sesuai dengan kebutuhan hingga keinginan visitor. Apalagi konten dianggap sebagai elemen penting yang memberikan pengaruh terhadap pengembangan situs jangka waktu lebih lama lagi.

Baca Juga:   Cara Mengembalikan Akun Facebook yang Lupa Semuanya

Konversi dan Tujuan

Google Analytics memungkinkan pemilik situs untuk melacak konversi dan tujuan, seperti pembelian, pendaftaran, atau pengisian formulir. Ini dibutuhkan bagi user yang menjadikan situs sebagai platform bisnis. Hasil report ini bisa didapatkan secara berkala dan menjadi evaluasi yang sangat penting. Fungsional Google Analytic ini yang memudahkan user maupun publisher memahami karakter dari visitor situs.

Analisis A/B

Google Analytics memungkinkan pemilik situs untuk melakukan tes A/B untuk menentukan versi situs web yang paling efektif bagi audiens mereka. Metode ini menjadi komparasi yang sangat ideal dan legal. Bahkan, user bisa saja mendapatkan insight yang paling efektif untuk mengungguli kompetitor. Semakin banyak rincian yang didapatkan dalam proses komparasi maka akan semakin mudah juga untuk melakukan perubahan dan pengembangan situs.

analytics google

Cara mudah menggunakan Google Analytis

Fungsi Google Analytics bisa didapatkan dengan sangat optimal bila diterapkan dengan cara yang paling baik. Metode dan cara yang dilakukan juga akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Bahkan, user bisa menggunakan tools ini pada seluruh website yang dikembangkan. Pastikan juga user menggunakan metode yang tepat dalam fungsi tools maupun fitur. Berikut ini ada beberapa langkah dan cara mudah untuk menggunakan layanan Google Analytics dalam pengembangan situs seperti:

Daftarkan akun Google Analytics

Buka situs resmi Google Analytics dan buat akun baru jika belum memilikinya. Perlu diingat bahwa metode pembuatan akun baru dari layanan Google Analytics dianggap sangat mudah. Proses verifikasi yang diberlakukan untuk pembuatan akun baru juga cukup responsif. Pastikan juga bahwa user memiliki satu akun yang dioptimasi dengan baik. Selalu ingat username dan password untuk akses login.

Baca Juga:   Cara Cek Umur Kartu Telkomsel Sudah Berapa Lama (Loop, Halo, AS)

Tambahkan Property

Setelah masuk ke akun Google Analytics, tambahkan property baru untuk situs web yang ingin dianalisis. Metode penambahan dari aset maupun property website ini juga cukup mudah. Bahkan, proses  penambahan property cukup cepat. Jangan lupa untuk memberikan rincian data yang berkaitan dengan property website yang akan didaftarkan.

Dapatkan kode pengukuran

Setelah menambahkan property, user akan menerima kode pengukuran unik. Salin dan tempelkan kode ini ke halaman situs web yang ingin user analisis. Kode ini bisa langsung disematkan pada bagian theme atau header. Banyak publisher atau user yang menggunakan CMS WordPress memiliki pengaturan hingga plugin yang memudahkan penempatan kode Google Analytics. Pastikan bahwa kode yang disematkan tidak mengalami perubahan.

Kumpulkan data

Setelah kode pengukuran dipasang, Google Analytics akan mulai mengumpulkan data dari situs web user. User akan mendapatkan notifikasi khusus bila pemasangan kode Google Analytics berhasil dengan sempurna. Selain itu, kode ini juga akan bekerja secara langsung untuk mengumpulkan seluruh data yang memang dibutuhkan publisher. Rincian dari data yang dikumpulkan tentu saja bisa didapatkan secara realtime.

Lihat Laporan

Login ke akun Google Analytics dan lihat laporan yang tersedia untuk menganalisis data traffic, sumber lalu lintas, tingkat bounce, dan banyak lagi. Hasil laporan maupun analisis yang diterima bisa berupa grafik maupun teks. Seluruh analisis juga berasal dari sistem yang diberlakukan Google Analytics. Pahami seluruh report untuk mendapatkan evaluasi palin efektif untuk pengembangan situs.