Tugboat Tenggelam, Kaptennya Ikut Hilang

Tim SAT mencari kapten kapal yang hilang bersama tenggelamnya tugboat.
       
        Loading...    
   

BATAM – Tim SAR Gabungan se-Kepri masih terus berupaya menemukan Bambang Hardiono, kapten kapal Tugboat Multi Sahabat 8 yang tenggelam tiga hari lalu, Rabu (24/06) sekira pukul 14.10 WIB di perairan Batuampar Batam.

Pada hari ketiga pencarian, Jumat (26/6), Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di empat lokasi dengan memperluas areal lokasi pencarian hingga 24 mil atau sekitar 38 Km.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang Mu’min mengatakan, hingga kemarin sore korban belum ditemukan meski tim sudah berkali-kali melakukan penyisiran di lokasi kejadian dan sekitarnya.

Operasi SAR hari ketiga kecelakaan Kapal TB Multi Sahabat 8 yang tenggelam di Perairan Batu Ampar, Batam, Kepri akhirnya dihentikan dulu.

”Belum ketemuk. Tim Rescue Pos SAR Batam bersama Tim SAR Gabungan sudah melaksanakan pencarian dengan luas area 24 mil yang dibagi menjadi empat titik lokasi pencarian. Belum ketemu,” kata Mu’min melalui stafnya Agung Satria dalam keterangannya kepada wartawan di Tanjungpinang, kemarin.

Mu’min menjelaskan, untuk area pertama KN Rantos yang terdiri dari PLP Tanjunguban, VTS Batam melaksanakan pencarian dengan penyisiran seluas 6 mil ke arah Utara-Barat Laut.

Area kedua KN 376 dan Kapal Pandu yang terdiri PLP Tanjunguban, Kanpel Batam, Pelindo Batam melaksanakan pencarian dengan penyisiran seluas 6 mil ke arah Utara-Timur Laut.

Selanjutnya, area ketiga kapal RIB dan SB yang terdiri dari Tim Rescue Pos SAR Batam, Lanud Batam, Bakamla Batam melaksanakan pencarian dengan penyisiran seluas 6 mil ke arah Selatan-Barat Daya.

Area keempat, yang terdiri dari Ditpolair Polda Kepri, Polair Polresta Barelang, Lanal Batam melaksanakan pencarian denga penyisiran seluas 6 mil ke arah Timur-Tenggara.

”Tim Rescue Pos SAR Batam dan Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan pencarian dengan sistem penyisiran sesuai rencana operasi,” ujarnya.

Dalam pencarian ini unsur gabungan terdiri dari Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Polair Polda Kepri, Lanud Batam, Polair Polresta Barelang, PLP Tanjunguban, Bakamla Batam, Kanpel Batam, PT Pelindo Batam, Lanal Batam, VTS Batam dan asyarakat setempat

Alat utama dan peralatan SAR yakni KN Rantos, KN 376, Kapal Pandu, RIB 03 Batam, SB Bakamla, SB Polair Polda Kepri, SB Polair Polresta Barelang, SB Lanal Batam, Alat Selam, Palkom, Palmedis/Evakuasi dan Pakaian Covid-19.

Tenggelamnya tugboat ini diinformasikan oleh Dery selaku VTS Batam kepada pihak Basarnas. Kapal itu diketahui berangkat dari Jembatan 2 Barelang menuju Kapal MT Clear Ocean Appolon 11 di Perairan Batu Ampar, Batam.

Kronologinya, tugboat Multi Sahabat 8 saat itu sedang melaksanakan pemasangan Vender Kapal MT Clear Ocean Appolon 11.

Ada pun data kapal yang tenggelam tersebut adalah Multi Sahabat 8, jenis tugboat berbendera Indonesia. Tujuannya Jembatan 2 Barelang.

Data korban selamat yakni Dedi Priadi selaku CH Officer, Dedy Sukmana CH Officer, Arif Sofian Lubis selaku Oiler dan Maullie Po’Souya selaku ABK.(mbb)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN