KPU Anambas Menetapkan Petahana Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih

KPU Anambas menggelar rapat pleno penetapan paslon terpilih hasil Pilkada 2020 Anambas, Jumat (22/1).

ANAMBAS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Anambas telah menetapkan, pasangan petahana Abdul Haris dan Wan Zuhendra sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas terpilih, pada Pilkada 2020.

Penetapan tersebut berdasarkan berita acara rapat pleno KPU Kepulauan Anambas Nomor: 4/PK.01-BA/2105/KPU-kab/1/2021 tentang penetapan pasangan calon terpilih, pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas tahun 2020.

Pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas 9 Desember 2020 lalu, pasangan calon nomor urut 1 meraih suara terbanyak 14.082 suara atau 54,37 persen dari total suara sah.

Baca Juga :  Lagi, Warga Anambas Terpapar Covid-19

Kemudian disusul dengan nomor urut 3 Fachrizal- Johari dengan hasil perhitungan sebanyak 8.319 suara. Sementara paslon nomor urut 2, Yusrizal- Fatahurrahman memperoleh perhitungan suara sebanyak 3.501 suara.

       
        Loading...    
   

Setelah ditetapkannya pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Haris-Wan merasa senang.

“Ini semua berkat dari dukungan masyarakat, saya bersama pak Wan Zuhendra kembali diberikan kepercayaan untuk memimpin Anambas 5 tahun kedepan dengan kepercayaan masyarakat ini bisa berbuat lebih baik lagi,” ucap Haris setelah rapat pleno, Jumat (22/1).

Ia juga menyinggung langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah akan berjalan sesuai dengan visi misi sebagaimana pembangunan Anambas ini, lebih baik lagi ke depan. Dari satu visi dan empat visi ini, semuanya itu menurut prediksinya merangkul semua tentang kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Proyek Dana Desa Rp650 Jutaan Dibangun di Lahan Pribadi, Boleh?

“Di zaman pandemi ini, kita juga harus pandai menyikapi keadaan alam ini. Demi masyarakat yang lebih baik dalam menjalankan ekonomi ke depannya,” katanya.

Sementara itu Ketua KPU Kepulauan Anambas, Jufri Budi mengatakan, surat keputusan ini akan diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Kami akan serahkan ke DPRD terdahulu terkait berita acara penetapan,” pungkasnya. (ign)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN