Kembali Lion Air Group, Cancel Flight Rute Batam-Natuna Mulai 27 Juli

Natuna – Lion Air Group Kembali melakukan pembatalan penerbangan sementara (Cancel Flight) untuk layanan penerbangan dari Batam – Natuna – Batam, dimulai sejak tanggal 27 Juli 2021 hingga seminggu kedepan.

Alasan layanan penerbangan Batam – Natuna – Batam dilakukan cancel flight, bahwa untuk frekuensi terbang (layanan penerbangan), disesuaikan dengan jumlah permintaan pasar.

“Jadi pembatalan penerbangan sementara ini, dikarenakan permintaan pasar (penumpang) masih tergolong rendah serta penghitungan skala ekonomi tidak tercapai,”kata Danang Mandala Prihantoro Corporate Communication Strategic (CCS) Lion Air Group, kepada media ini. Sabtu (24/7).

       
        Loading...    
   

Dikatakannya, pemberlakuan cancel flight selain permintaan pasar, Lion Air Group juga turut mendukung program PPKM sejalan upaya pengendalian dan pencegahan covid-19.

“Pembatalan penerbangan sementara ini dilakukan, dalam rangka adaptasi disesuaikan dengan jumlah permintaan pasar dimulai sejak tanggal 27 Juli 2021 hingga 31 Juli 2021 mendatang,” ucapnya.

Selain itu Danang menambahkan bahwa kaitannya ke bisnis adalah hal lazim. Maka Lion Air Group melakukan adaptasi. Dan dalam pembatalan tersebut pihak Wings Air telah menginformasikan kepada seluruh calon penumpang.

“Jadi Bagi yang sudah membeli tiket, dapat melakukan proses pengembalian dana tiket (refund) atau perubahan jadwal keberangkatan (reschedule), sesudah tanggal yang telah ditentukan,” pungkasnya.

Sementara Ina warga Ranai Kabupaten Natuna merasa khawatir dengan tidak adanya moda transportasi penerbangan dari maupun ke Natuna selama seminggu kedepan ini.

“Apalagi, jika ada keluarga kita yang mengalami musibah dan harus dirujuk ke Rumah Sakit diluar Natuna harus menggunakan apa untuk memberangkatkannya. Ditambah lagi transportasi laut seperti KM. Bukit Raya yang dikhususkan bagi penumpang, mengalami penundaan pelayaran,” ujarnya.

Ia berharap, kepada pemerintah daerah untuk bisa mencarikan solusi terbaik dalam mengatasi kekosongan moda transportasi bagi masyarakat yang sangat membutuhkan seperti hal tersebut.

“Ya mudah-mudahan, Pemda Natuna bisa mengambil langkah cepat dalam mengatasi hal tersebut. Apalagi ini demi kepentingan warganya sendiri. Kita hanya berpesan agar kejadian ini tidak menimpa keluarga dari pejabat yang mengalami kejadian yang sama dan harus rela dan pasrah tidak bisa memberangkatkan keluarganya,” pesannya. Laporan (Hrd).

       
        Loading...    
   
BAGIKAN