Tak Kerjakan Proyek Dan Bikin Laporan Fiktif, Warga Sei Nam Bintan Ditangkap Polisi



BINTAN – Tim Unit Tipikor Satreskrim Polres Bintan akhirnya menangkap seorang pria berinisial AS, warga Sei Enam Laut Kijang yang diduga melakukan proyek fiktif pembangunan panjat tebing di Bintan Timur.

Pria itu sebelumnya sempat kabur dan selama 4 bulan bersembunyi di Kabupaten Kepulauan Anambas untuk menghindari polisi yang memburunya.

Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono menjelaskan, jika tersangka awalnya mengajukan pengadaan sarana panjat tebing sejak tahun 2018 silam dan baru terealiasasi pada tahun 2019. Namun, pada kenyataannya sarana olahraga panjat tebing yang diajukannya tak kunjung dibangun.

“Namun dalam laporan pertanggungjawabannya seakan-akan sudah selesai. Ada beberapa dokumen yang kami amankan sebagai barang bukti,” terang Bambang, Selasa (26/1).

Dari kasus tersebut, sebanyak 40 dokumen diamankan polisi, diantaranya kuitansi, buku tabungan, rekening koran dan beberapa dokumen lainnya.

Tersangka mendapatkan dana hibah yang bersumber dari APBD Bintan tahun 2018. Dalam melakukan perbuatannya, ternyata tersangka menggunakan CV Anugerah Pangkil, namun pemilik perusahaan justru tidak tahu hal itu

“Tersangka pernah bekerja di CV tersebut sebagai petugas admin, dalam proses penyelidikannya ternyata pemilik CV tidak mengetahui kalau perusahaannya dipakai oleh tersangka untuk mendapatkan proyek ini,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka merugikan negara sebesar Rp 250 juta. Kini tersangka sudah ditahan di sel tahanan Mako Polres Bintan guna proses hukum

Ia dijerat dengan Pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang RI nomor 21 tahun 2009 dengan ancaman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (aan)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN