Tabel Perkalian 1-10 Lengkap yang Mudah Dihapal Anak

Luarbiasa.id-Tabel perkalian 1-10 merupakan tabel paling penting yang harus diajarkan pada anak sejak sedini mungkin. Karena nantinya tabel ini akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai salah satu pelajaran dasar, tabel ini akan sering digunakan dalam dunia matematika.

Perkalian satu hingga seratus merupakan perkalian mendasar yang perlu dihafalkan oleh anak-anak sejak dini. Dengan menghafalkannya, anak-anak tidak akan kesulitan menemukan jawaban untuk perkalian yang lebih besar. Jadi, pastikan untuk mengajarkan tabel ini pada anak sedini mungkin.

Berbagai Tabel Perkalian Dasar untuk Dihafalkan

Seperti disinggung sebelumnya, perkalian mendasar yang harus diajarkan pada anak untuk dihafalkan adalah perkalian antara angka satu dan seratus. Di bawah ini adalah tabel lengkap yang akan membantu orangtua mengajarkan perkalian dasar pada anak-anak dengan lebih mudah.

1. Tabel perkalian 1-10 paling kecil

Tabel perkalian 1-10 paling kecil

Saat mengajarkan pada anak caranya menghafalkan perkalian, mulai dulu dari yang paling kecil sehingga akan lebih mudah dihafalkan. Yang terkecil dalam perkalian adalah perkalian 1. Berapapun angka yang akan dikalikan angka 1, akan menghasilkan angka itu sendiri.

Misalnya, 25 dikalikan dengan 1 hasilnya tetap 25, jadi ini merupakan bentuk perkalian yang paling mudah. Saat akan mengajarkan perkalian paling kecil yaitu perkalian satu, orangtua bisa menggunakan tabel perkalian 1 berikut ini. Minta anak untuk menghafalkannya setiap hari.

Perkalian 1
1×10=10
1×9=9
1×8=8
1×7=7
1×6=6
1×5=5
1×4=4
1×3=3
1×2=3
1×1=1
1×0=0

Sebenarnya, ada yang lebih mudah dibandingkan dengan perkalian satu, yaitu perkalian 0. Angka apapun yang dikalikan dengan angka 0 hasilnya adalah 0. Misalnya, 1250 dikalikan 0 hasilnya tetap 0. Orangtua bisa mengajarkan perkalian 0 ini setiap kali mengajarkan perkalian angka apapun.

2. Tabel perkalian angka 2

Tabel perkalian angka 2

Setelah anak berhasil menghafalkan perkalian paling mudah, yaitu perkalian 1, anak akan siap untuk perkalian yang lebih sulit. Dalam hal ini adalah perkalian angka 2. Sebenarnya teknik menghafalkan perkalian angka 2 ini tidak begitu sulit jika orangtua tahu cara mengajarkan perkalian dengan seru.

Misalnya, agar anak tidak bosan mempelajari perkalian, orangtua bisa menggunakan kuis yang menarik. Contohnya adalah dengan menggunakan kartu memori untuk membantu anak mengingat hasil dari perkalian 2. Atau gunakan tabel berikut ini untuk mengajarkan perkalian angka 2.

Baca Juga:   Pengertian Tabel Periodik, Unsur Kimia dan Klasifikasinya
Perkalian 2
2×10=20
2×9=18
2×8=16
2×7=14
2×6=12
2×5=10
2×4=8
2×3=6
2×2=4
2×1=2
2×0=0

Perkalian 2 sebenarnya hanya berupa kelipatan dari angka 2. Tapi jika usia anak belum cukup untuk mempelajari kelipatan, maka cukup ajarkan caranya menghafalkan hasil dari perkalian 2. Kalau sudah hafal, sediakan tabel perkalian 2 tanpa jawaban agar anak bisa mencoba mengisi dengan jawabannya.

3. Tabel perkalian 1-10 angka 3

Tabel perkalian 1-10 angka 3

Berikutnya adalah perkalian angka 3. Perkalian mulai dari angka ini sudah menjadi perkalian yang lebih susah untuk dihafalkan. Tapi dengan metode yang seru, orangtua bisa membuatnya tampak mudah sehingga anak akan lebih cepat menghafalkan perkalian angka 3.

Seperti dua tabel sebelumnya, tabel perkalian angka 3 berisi 11 perkalian, mulai dari 0 hingga 10. Dengan memahami dasar perkalian angka 3 ini, anak akan lebih siap untuk belajar berhitung dengan angka yang lebih besar. Ajarkan perkalian angka 3 dengan memanfaatkan tabel berikut ini.

Perkalian 3
3×10=30
3×9=27
3×8=24
3×7=21
3×6=18
3×5=15
3×4=12
3×3=9
3×2=6
3×1=3
3×0=0

Karena perkalian ini sudah mulai sulit dihafalkan, orangtua bisa segera mengajarkan anak caranya menghafalkan perkalian dengan menggunakan tabel berwarna. Saat ini banyak tabel semacam itu bisa didapatkan dari internet. Atau orangtua bisa mengajak anak membuat tabel tersebut bersama-sama.

4. Perkalian angka 4

Perkalian angka 4

Setelah berhasil melewati perkalian angka 3, bisa jadi anak sudah mulai bosan untuk menghafalkan perkalian yang lebih sulit. Orangtua perlu memahami dan menggunakan cara yang lebih menarik agar anak mau terus belajar menghafalkan perkalian dasar, dimulai dari perkalian angka 4.

Saat akan mengajarkan tabel perkalian 1-10 angka 4, orangtua bisa mempersiapkan hadiah untuk anak. Pilih hadiah yang bisa mendukung proses belajar anak. Misalnya, siapkan hadiah berupa buku tentang cara menghitung perkalian atau alat tulis yang lucu. Lalu ajarkan tabel perkalian berikut ini.

Perkalian 4
4×10=40
4×9=36
4×8=32
4×7=28
4×6=24
4×5=20
4×4=16
4×3=12
4×2=8
4×1=4
4×0=0

Beritahu anak bahwa anak akan mendapat hadiah jika berhasil menghafalkan perkalian angka 4. Jika ternyata anak belum berhasil, berikan alat tulis yang ukurannya kecil, seperti penghapus, sebagai hadiah. Tujuannya adalah untuk menghargai kerja keras anak meskipun belum berhasil menghafalkan.

5. Perkalian angka 5

Perkalian angka 5

Pepatah mengatakan bahwa yang sedikit bisa menjadi bukit. Hal ini juga berlaku untuk anak yang sedang belajar menghafalkan perkalian. Tidak perlu memaksa anak untuk langsung menghafalkan semua yang ada dalam tabel perkalian. Memaksa anak justru malah membuat anak merasa tertekan.

Baca Juga:   Contoh Surat Lamaran Kerja Marketing, Bank dan Magang

Akibatnya, anak malah tidak mau belajar lagi. Lalu bagaimana solusinya? Bantu anak untuk menghafalkan sedikit demi sedikit. Misalnya, saat mempelajari perkalian angka lima, bagi menjadi dua bagian lalu anjurkan anak untuk menghafalkan bagian pertama terlebih dahulu.

Perkalian 5
5×10=50
5×9=45
5×8=40
5×7=35
5×6=30
5×5=25
5×4=20
5×3=15
5×2=10
5×1=5
5×0=0

Setelah berhasil menghafalkan bagian pertama, misalnya perkalian 5×0 sampai 5×5, anak bisa melanjutkan menghafalkan bagian kedua. Cara ini akan lebih efektif dibandingkan mengharuskan anak untuk langsung menghafalkan seluruh angka dalam tabel.

6. Tabel perkalian 1-10 angka 6

Tabel perkalian 1-10 angka 6

Salah satu hal penting yang wajib orangtua ajarkan pada anak saat membantu menghafalkan perkalian adalah memberikan pemahaman dasar. Ajarkan pada anak apa itu perkalian dan bagaimana konsep dasar perkalian. Kalau anak baru mulai mempelajari perkalian, ada cara mudah mengajarkannya.

Misalnya, bantu anak memahami perkalian dengan menggunakan bentuk penjumlahan. Sebagai contoh, 6×3 sama dengan 6+6+6. Hasil dua cara itu akan sama, yaitu 18. Hal ini akan membantu anak memahami bahwa perkalian sebenarnya lebih mudah dibandingkan dengan penjumlahan.

Perkalian 6
6×10=60
6×9=54
6×8=48
6×7=42
6×6=36
6×5=30
6×4=24
6×3=18
6×2=12
6×1=6
6×0=0

Saat memperlihatkan tabel di atas, orangtua bisa membantu anak melihat bahwa perkalian itu lebih sederhana. Daripada menggunakan metode 6+6+6+6+6+6+6+6+6+6, jauh lebih mudah untuk menghafalkan bahwa 6×10 akan menghasilkan angka 60.

7. Perkalian angka 7

Perkalian angka 7

Jika anak sudah berhasil menghafalkan sampai di tabel perkalian angka 6, puji keberhasilan dan kerja keras yang dilakukan sehingga anak akan lebih termotivasi untuk terus belajar dan tidak menyerah. Ini sangat penting karena perkalian yang berikutnya akan lebih sulit untuk dihafalkan.

Sebelum mulai membantu anak untuk menghafalkan perkalian angka 7, minta anak untuk menyebutkan perkalian angka 1 sampai 6 yang sudah dihafalkan sebelumnya. Jika masih belum berhasil, ulangi lagi sampai anak menghafalkan semuanya. Kemudian ajarkan perkalian 7 berikut ini.

Perkalian 7
7×10=70
7×9=63
7×8=56
7×7=49
7×6=42
7×5=35
7×4=28
7×3=21
7×2=14
7×1=7
7×0=0

Jika anak belum tepat dalam menghafalkan tabel perkalian 1-10, koreksi anak dengan lembut hingga anak menemukan jawaban yang tepat. Hindari menyalahkan anak agar kepercayaan dirinya tidak luntur. Sedikit saja kesalahan angka tidak boleh dibiarkan karena matematika adalah tentang akurasi.

8. Perkalian angka 8

Perkalian angka 8

Gunakan banyak tabel perkalian saat mengajarkan anak untuk menghafalkan seluruh perkalian antara angka 1 dan 10. Jangan hanya memakai satu tabel saja, tapi cetak banyak tabel kemudian tempelkan di seluruh sisi rumah. Tempelkan di ruang tamu, kamar tidur, ruang makan, dapur, dan ruangan lain.

Baca Juga:   Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur, Ciri, dan Jenisnya

Dengan begitu, anak bisa melihat semua tabel yang ada dengan mudah setiap saat. Sehingga apapun kegiatan yang sedang dilakukan, anak bisa sekalian menghafalkan perkalian dasar. Cara ini sudah dilakukan oleh banyak orangtua dan selalu berhasil membantu anak belajar dengan lebih baik.

Perkalian 8
8×10=80
8×9=72
8×8=64
8×7=56
8×6=48
8×5=40
8×4=32
8×3=24
8×2=16
8×1=8
8×0=0

Tabel perkalian angka 8 ini sudah menggunakan angka yang lebih besar dibandingkan dengan tabel-tabel sebelumnya. Jadi dengan menggunakan banyak tabel di seluruh penjuru rumah, anak akan bisa melihat tabel dengan lebih mudah sehingga proses menghafal bisa dilakukan dengan lebih cepat.

9. Tabel perkalian angka 9

Tabel perkalian angka 9

Jika sudah mencapai tabel perkalian 1-10 yang satu ini, artinya anak sudah hampir berhasil menyelesaikan seluruh perkalian dasar. Bisa jadi anak akan sangat kesulitan menghafalkan semua angka dalam tabel yang satu ini. Apa yang bisa orangtua lakukan untuk mendukung anak?

Bantu anak belajar dengan menggunakan berbagai permainan. Misalnya, gunakan teknologi untuk mendapatkan aplikasi perkalian di gadget. Aplikasi ini bisa berupa video pembelajaran serta soal yang berhubungan dengan perkalian. Cara ini akan sangat membantu anak menghafalkan tabel berikut ini.

Perkalian 9
9×10=90
9×9=81
9×8=72
9×7=63
9×6=54
9×5=45
9×4=36
9×3=27
9×2=18
9×1=9
9×0=0

Orangtua perlu kreatif saat mencari cara mengajar anak dalam menghafalkan perkalian. Anak memerlukan metode belajar yang menarik serta menyenangkan, apalagi kalau angka yang dihafalkan cukup sulit, seperti yang ada di tabel perkalian angka 9 ini.

10. Tabel perkalian 10Tabel perkalian 10

Yang terakhir dari tabel perkalian adalah perkalian angka 10. Meskipun beberapa tabel sebelumnya sulit untuk dihafalkan, tabel yang terakhir ini sangat mudah untuk dihafalkan. Ada trik khusus yang bisa orangtua ajarkan pada anak dalam menghafalkan perkalian angka 10 ini.

Triknya adalah menambahkan angka 0 dibelakang setiap angka yang dikalikan dengan angka 10. Misalnya, 10×9 berarti 9 diikuti dengan angka 0 dibelakangnya, yaitu 90. Trik ini akan sangat memudahkan anak dalam menghafalkan perkalian dengan angka 10.

Perkalian 10
10×10=100
10×9=90
10×8=80
10×7=70
10×6=60
10×5=50
10×4=40
10×3=30
10×2=20
10×1=10
10×0=0

Trik yang digunakan untuk menghafalkan tabel perkalian angka 10 di atas juga bisa diterapkan saat mengalikan angka lain dengan angka 10. Misalnya, 2.430×10 maka hasilnya adalah 24.300. Trik yang satu ini akan sangat berguna di berbagai perkalian lanjutan dengan angka yang lebih besar.

Pentingnya Tabel Perkalian Dasar

Pentingnya Tabel Perkalian Dasar

Tabel perkalian dasar perlu diajarkan pada anak sejak usia dini karena perkalian dasar ini akan sangat membantu dalam perkalian tingkat lanjut dan berbagai aspek lain yang melibatkan matematika. Jika anak tidak memahami konsep perkalian dasar, bisa jadi anak akan sangat kesulitan di kemudian hari.

Ajarkan tabel perkalian 1-10 diatas dan bantu anak untuk menghafalkan semuanya secara bertahap. Tidak perlu terburu-buru asalkan anak memahami pentingnya perkalian dasar dan bisa menghafalkan semuanya dengan tepat.