Jalan Menganga, Banyak Warga Terjatuh

       
        Loading...    
   

TANJUNGPINANG – Warga Jalan Tambak dan Bakar Batu tepatnya di depan Apotek Garuda mengeluhkan banyak jalan rusak di daerah mereka. Akhirnya warga mengadu kepada Fengky Fensito, anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Fengky menginginkan persoalan ini bisa dituntaskan secepatnya. Sehingga pengaduan warga tersebut tidak sia-sia. Serta ia pun turun ke lapangan, Rabu (9/9) kemarin.

Bersama Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang, M Irfan serta timnya agar sama-sama melihat realitanya di lapangan.

Dari pertemuan itu, pihak PUPR bisa menjawab langsung pertanyaan masyarakat kapan jalan rusak itu diperbaiki jika memang jalan kota. Karena jika itu jalan provinsi maka harus disampaikan ke Pemprov.

Baca Juga :  Tim Lantamal IV Juara Dragon Boat 2019

M Irfan menuturkan jalan itu memang tanggung jawab kota. Sehingga, mereka akan memperbaikinya.

“Rencananya akan memperbaiki melalui dana pemiliharaan Bidang Bina Marga PUPR dalam waktu dekat ini. Mudah-mudahan tidak hujan agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Ketua RW 2 Kelurahan Kemboja, Dasril menuturkan, beberapa lubang jalan di sana dengan tingginya 8-10 centimeter. Kerusakan jalan itu sudah membuat pengedara motor jatuh.

Dia mengatakan, sudah banyak warga yang terjatuh di jalan berlubang tersebut. Jika tidak segera diperbaiki, maka akan semakin banyak korbannya. Mereka tak ingin ada lagi keluhan-keluhan warga akibat terjatuh di sana.

Baca Juga :  Banyak Tertular Covid-19, Pasar Tos 3.000 Ditutup

Selain masalah keselamatan warga, jalan itu juga mengganggu aktivitas penduduk karena harus melaju pelan-pelan menghindari lubang tersebut. Bila kondisi malam hari, warga yang belum pernah ke sana melewati jalan itu bisa saja terjatuh karena tidak tahu kondisinya.

Dia berharap, dengan turunnya Fengky Fensito dan membawa pejabat dari Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, ada solusi yang pasti untuk menambal jalan-jalan berlubang dan menganga di tempat itu.

Fengky juga mengatakan, kasihan masyarakat bila jalan itu tidak segera diperbaiki. Apabila hujan turun, kerusakan jalan akan semakin parah dan melebar.

Baca Juga :  Warga Natuna Menolak Jika Dijadikan Karantina WNI dari Wuhan

M Irfan menuturkan, pekerjaan sementara menambal ulang jalan berlubang. Bila melakukan peningkatan berkala atau over lay, anggarannya tak mencukupi.

“Alokasi anggaran yang tersedia terbatas, kami akan maksimalkan menambal jalan berlubang dulu,” ucapnya.
Pihaknya melaksanakan secara bertahap dulu. Sisanya jika memungkinkan akan dilaksanakan tahun mendatang.

Menurutnya pekerjannya tidak lama, bila memungkinkan dlama waktu dekat. (dlp)

       
        Loading...    
   
BAGIKAN